<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kipluxer's Weblog</title>
	<atom:link href="http://kipluxer.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kipluxer.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Sep 2008 15:26:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kipluxer.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Kipluxer's Weblog</title>
		<link>http://kipluxer.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kipluxer.wordpress.com/osd.xml" title="Kipluxer&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kipluxer.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA</title>
		<link>http://kipluxer.wordpress.com/2008/09/10/selamat-menunaikan-ibadah-puasa/</link>
		<comments>http://kipluxer.wordpress.com/2008/09/10/selamat-menunaikan-ibadah-puasa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 15:26:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kipluxer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipluxer.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[&#60;img src=&#8221;http://i529.photobucket.com/albums/dd337/ilmuwebsite/puasa.jpg&#8221;&#62; SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA SEMOGA PUASA KITA MENJADIKAN DIRI KITA INSAN YANG BERTAKWA TAQABALALLAHUMINNA WAMINKUM TAQABALALLAHUMINNA YA KARIM MOHON MAAF LAHIR BATIN<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=23&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&lt;img src=&#8221;http://i529.photobucket.com/albums/dd337/ilmuwebsite/puasa.jpg&#8221;&gt;</p>
<p>SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA<br />
SEMOGA PUASA KITA MENJADIKAN DIRI KITA INSAN YANG BERTAKWA</p>
<p>TAQABALALLAHUMINNA WAMINKUM<br />
TAQABALALLAHUMINNA YA KARIM<br />
MOHON MAAF LAHIR BATIN</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kipluxer.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kipluxer.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kipluxer.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kipluxer.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kipluxer.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kipluxer.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kipluxer.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kipluxer.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kipluxer.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kipluxer.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kipluxer.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kipluxer.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kipluxer.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kipluxer.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kipluxer.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kipluxer.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=23&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipluxer.wordpress.com/2008/09/10/selamat-menunaikan-ibadah-puasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9df5463ecc073ebfabad517e838cffe0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kipluxer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEMANGATKU UNTUKMU</title>
		<link>http://kipluxer.wordpress.com/2008/08/03/semangatku-untukmu/</link>
		<comments>http://kipluxer.wordpress.com/2008/08/03/semangatku-untukmu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Aug 2008 13:46:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kipluxer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian dulu euy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipluxer.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Berjuang&#8230;&#8230;&#8230;Berjuang Engkau ingin berjuang tapi tidak ingin menerima ujian Engkau ingin berjuang tapi rusak oleh pujian Engkau ingin berjuang tapi tidak sepenuhnya menerima pimpinan Wahai para pejuang Allah&#8230; Telah kita dapati masa, dimana tangan ini Allah percayakan untuk mengibarkan kebenaran dan meninggikam panji-Nya di bumi ini. Menjadikan kita lebih dewasa, menuntut ilmu kita untuk lebih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=18&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berjuang&#8230;&#8230;&#8230;Berjuang</p>
<p>Engkau ingin berjuang tapi tidak ingin menerima ujian</p>
<p>Engkau ingin berjuang tapi rusak oleh pujian</p>
<p>Engkau ingin berjuang tapi tidak sepenuhnya menerima pimpinan</p>
<p>Wahai para pejuang Allah&#8230;</p>
<p>Telah kita dapati masa, dimana tangan ini Allah percayakan untuk mengibarkan kebenaran dan meninggikam panji-Nya di bumi ini. Menjadikan kita lebih dewasa, menuntut ilmu kita untuk lebih bertanggung jawab.</p>
<p>Melalui perjalanan dakwah ini, ibarat perjalanan rihlah melalui suatu lembah, bukit, sungai, jurang, dengan hawa dingin dan panas serta hujan yang datang silih berganti&#8230;.</p>
<p>Setiap kita wajib melewatinya tetap pada jalur dan peta petunjuk, arah agar dapat sampai pada tujuan.</p>
<p>KIta perlu mengatur energi gerak, ada saat kita berlari dan ada saatnya pula kita berjalan, taat pada qiyadah dan memperhatikan teman-teman se-perjuangan.</p>
<p>Tegar melewati halang rintangan dan berpacu dengan waktu serta terus melangkah.</p>
<p>Wahai pejuang Allah&#8230;</p>
<p>Perjalanan ini memang panjang dan melelahkan.Terkadang, mungkin kita merasa capek dan kelelahan atau bahkan mungkin kita terengah-engah untuk tetap istiqomah melangkahkan kaki sampai tujuan. Terkadang mungkin kita terseok bahkan terjatuh oleh aral rintangan yang menghadang saat kita berjuang.</p>
<p>Itulah mungkin sekelumit kisaj yang kita rasakan, tapi jangan biarkan hal itu berlarut dan kita terhanyut didalamnya yang justru akan menjadikan kita jumud, bahkan mungkin mengalami pengunduran diri.</p>
<p>Ingatlah Wahai Pejuang Allah&#8230;.</p>
<p>apapun yang diamanahkan kepada kita, harus kita lakukan dengan sempurna.</p>
<p><em>&#8220;Wahai orang-orang yang beriman. Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.&#8221;(Al-Anfal:27)</em></p>
<p>Karena sudah barang tentu kita diamanahkan karena kita memang dianggap mampu oleh Allah SWT. Dan hal itu tentunya harus dibarengi dengan orientasi yang hanya untuk beribadah kepada Allah SWT.</p>
<p>Oleh karena itu, kenapa mesti ragu&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.????</p>
<p>kenapa kita lemah padahal kita bisa&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..???!!!!!!</p>
<p>YAkinlah!!!!!Karena Allah akan menolong siapa saja yang menolong agamanya.</p>
<p>Teruslah bersemangat!!!Karena belum saatnya kita untuk beristirahat.</p>
<p>WAhai saudaraku se-perjuangan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Dalam setiap perjalanan akan banyak kau temui jalan becek, berbatu, bukit curam nan terjal, tebing tinggi hingga gurun pasir kering nan tandus. Maka persiapkanlah perbekalan dengan sebaik-baiknya untuk menghadapi setiap keadaan, karena kita takkan tahu jalan mana yang akan kita lewati atau bahkan semuanya harus kita lalui. Mungkin dijalan ini engkau akan terluka dan sakit, maka segeralah mencari obatnya. Jangan biarkan luka kecil apapun menderamu. Bukan tidak mungkin disini engkau bersua dengan orang yang berbeda-beda dan dengan suasana yang berbeda pula. NIla engkau bertemu dengan yang lemah, bentulah ia mencari penopang, menemukan kekuatannya. Ketika engkau bertemu dengan api, hadapilah dengan air, sejukkan ia dari kepanasannya. Atau engkau menemui yang bersalah, berlemah lembutlah menghadapinya, agar rantingnya yang rapuh tidak menjadi patah.</p>
<p>Wahai pejuang Allah&#8230;</p>
<p>Ingatlah!!! &#8220;TAK ADA KATA HENTI DALAM BERJUANG&#8221;</p>
<p>Karena, ketika kita memilih untuk berhenti, maka sesungguhnya kita adalah orang yang merugi.</p>
<p>Padahal Allah telah memberikan jaminan yang besar untuk para pejuangnya yaitu Syurga-Nya yang senantaisa kita nantikan.</p>
<p>satu pesan kami kepada para pejuang sejati</p>
<p><strong>TETAP SEMANGAT &amp; TERUS BERSEMANGAT!!!<br />
</strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kipluxer.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kipluxer.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kipluxer.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kipluxer.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kipluxer.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kipluxer.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kipluxer.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kipluxer.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kipluxer.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kipluxer.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kipluxer.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kipluxer.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kipluxer.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kipluxer.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kipluxer.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kipluxer.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=18&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipluxer.wordpress.com/2008/08/03/semangatku-untukmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9df5463ecc073ebfabad517e838cffe0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kipluxer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Power of Change</title>
		<link>http://kipluxer.wordpress.com/2008/07/26/the-power-of-change/</link>
		<comments>http://kipluxer.wordpress.com/2008/07/26/the-power-of-change/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Jul 2008 13:45:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kipluxer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipluxer.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[“Sebagian besar orang yang melihat belum tentu bergerak, dan yang bergerak belum tentu menyelesaikan (perubahan). ” Kalimat ini mungkin sudah pernah Anda baca dalam buku baru Saya, “ChaNge”. Minggu lalu, dalam sebuah seminar yang diselenggarakan Indosat, iseng-iseng Saya mengeluarkan dua lembaran Rp 50.000. Ditengah-tengah ratusan orang yang tengah menyimak isi buku, Saya tawarkan uang itu. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=16&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Sebagian besar orang yang melihat belum tentu bergerak, dan yang bergerak belum tentu menyelesaikan (perubahan). ”</p>
<p>Kalimat ini mungkin sudah pernah Anda baca dalam buku baru Saya, “ChaNge”. Minggu lalu, dalam sebuah seminar yang diselenggarakan Indosat, iseng-iseng Saya mengeluarkan dua lembaran Rp 50.000. Ditengah-tengah ratusan orang yang tengah menyimak isi buku, Saya tawarkan uang itu. “Silahkan, siapa yang mau boleh ambil,” ujar Saya. Saya menunduk ke bawah menghindari tatapan ke muka audiens sambil menjulurkan uang Rp 100.000.</p>
<p>Seperti yang Saya duga, hampir semua audiens hanya diam terkesima. Saya ulangi kalimat Saya beberapa kali dengan mimik muka yang lebih serius. Beberapa orang tampak tersenyum, ada yang mulai menarik badannya dari sandaran kursi, yang lain lagi menendang kaki temannya. Seorang ibu menyuruh temannya maju, tetapi mereka semua tak bergerak. Belakangan, dua orang pria maju ke depan sambil celingak-celinguk. Orang yang maju dari sisi sebelah kanan mulanya bergerak cepat, tapi ia segera menghentikan langkahnya dan termangu, begitu melihat seseorang dari sisi sebelah kiri lebih cepat ke depan. Ia lalu kembali ke kursinya.</p>
<p>Sekarang hanya tinggal satu orang saja yang sudah berada di depan Saya. Gerakannya begitu cepat, tapi tangannya berhenti manakala uang itu disentuhnya. Saya dapat merasakan tarikan uang yang dilakukan dengan keragu-raguan. Semua audiens tertegun.</p>
<p>Saya ulangi pesan Saya, “Silahkan ambil, silahkan ambil.” Ia menatap wajah Saya, dan Saya pun menatapnya dengan wajah lucu. Audiens tertawa melihat keberanian anak muda itu. Saya ulangi lagi kalimat Saya, dan Ia pun merampas uang kertas itu dari tangan Saya dan kembali ke kursinya. Semua audiens tertawa terbahak-bahak. Seseorang lalu berteriak, “Kembalikan, kembalikan!” Saya mengatakan, “Tidak usah. Uang itu sudah menjadi miliknya.”</p>
<p>Setidaknya, dengan permainan itu seseorang telah menjadi lebih kaya Rp.100.000. Saya tanya kepada mereka, mengapa hampir semua diam, tak bergerak. Bukankah uang yang Saya sodorkan tadi adalah sebuah kesempatan? Mereka pun menjawab dengan berbagai alasan:</p>
<p>“Saya pikir Bapak cuma main-main ………… ”<br />
“Nanti uangnya toh diambil lagi.”<br />
“Malu-maluin aja.”<br />
“Saya tidak mau kelihatan nafsu. Kita harus tetap terlihat cool!”<br />
“Saya enggak yakin bapak benar-benar akan memberikan uang itu …..”<br />
“Pasti ada orang lain yang lebih membutuhkannya. …”<br />
“Saya harus tunggu dulu instruksi yang lebih jelas…..”<br />
“Saya takut salah, nanti cuma jadi tertawaan doang……. ..”<br />
“Saya, kan duduk jauh di belakang…”<br />
dan seterusnya.</p>
<p>Saya jelaskan bahwa jawaban mereka sama persis dengan tindakan mereka sehari-hari. Hampir setiap saat kita dilewati oleh rangkaian opportunity (kesempatan) , tetapi kesempatan itu dibiarkan pergi begitu saja. Kita tidak menyambarnya, padahal kita ingin agar hidup kita berubah. Saya jadi ingat dengan ucapan seorang teman yang dirawat di sebuah rumah sakit jiwa di daerah Parung. Ia tampak begitu senang saat Saya dan keluarga membesuknya. Sedih melihat seorang sarjana yang punya masa<br />
depan baik terkerangkeng dalam jeruji rumah sakit bersama orang-orang tidak waras. Saya sampai tidak percaya ia berada di situ. Dibandingkan teman-temannya, ia adalah pasien yang paling waras. Ia bisa menilai “gila” nya orang di sana satu persatu dan berbicara waras dengan Saya. Cuma, matanya memang tampak agak merah. Waktu Saya tanya apakah ia merasa sama dengan mereka, ia pun protes. “Gila aja….ini kan gara-gara saudara-saudara Saya tidak mau mengurus Saya. Saya ini tidak gila.<br />
Mereka itu semua sakit…..”. Lantas, apa yang kamu maksud ’sakit’?”</p>
<p>“Orang ’sakit’ (gila) itu selalu berorientasi ke masa lalu, sedangkan Saya selalu berpikir ke depan. Yang gila itu adalah yang selalu<br />
mengharapkan perubahan, sementara melakukan hal yang sama dari hari ke hari…..,” katanya penuh semangat.” Saya pun mengangguk-angguk.</p>
<p>Pembaca, di dalam bisnis, gagasan, pendidikan, pemerintahan dan sebagainya, Saya kira kita semua menghadapi masalah yang sama. Mungkin benar kata teman Saya tadi, kita semua mengharapkan perubahan, tapi kita tak tahu harus mulai dari mana. Akibatnya kita semua hanya melakukan hal yang sama dari hari ke hari, Jadi omong kosong perubahan akan datang.<br />
Perubahan hanya bisa datang kalau orang-orang mau bergerak bukan hanya dengan omongan saja.</p>
<p>Dulu, menjelang Soeharto turun orang-orang sudah gelisah, tapi tak banyak yang berani bergerak. Tetapi sekali bergerak, perubahan seperti menjadi tak terkendali, dan perubahan yang tak terkendali bisa menghancurkan misi perubahan itu sendiri, yaitu perubahan yang menjadikan hidup lebih baik. Perubahan akan gagal kalau pemimpin-pemimpinny a hanya berwacana saja. Wacana yang kosong akan destruktif.</p>
<p>“Manajemen tentu berkepentingan terhadap bagaimana menggerakkan orang-orang yang tidak cuma sekedar berfikir, tetapi berinisiatif, bergerak, memulai, dan seterusnya.”</p>
<p>Get Started. Get into the game. Get into the playing field, Now. Just do it!</p>
<p>“Janganlah mereka dimusuhi, jangan inisiatif mereka dibunuh oleh orang-orang yang bermental birokratik yang bisanya cuma bicara di dalam rapat dan cuma membuat peraturan saja.”</p>
<p>Makanya tranformasi harus bersifat kultural, tidak cukup sekedar struktural. Ia harus bisa menyentuh manusia, yaitu manusia-manusia yang aktif, berinisiatif dan berani maju.</p>
<p>Manusia pemenang adalah manusia yang responsif. Seperti kata Jack Canfield, yang menulis buku Chicken Soup for the Soul, yang membedakan antara winners dengan losers adalah :</p>
<p>“Winners take action…they simply get up and do what has to be done…”.</p>
<p>Selamat bergerak!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kipluxer.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kipluxer.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kipluxer.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kipluxer.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kipluxer.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kipluxer.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kipluxer.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kipluxer.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kipluxer.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kipluxer.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kipluxer.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kipluxer.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kipluxer.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kipluxer.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kipluxer.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kipluxer.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=16&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipluxer.wordpress.com/2008/07/26/the-power-of-change/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9df5463ecc073ebfabad517e838cffe0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kipluxer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>melatih amarah</title>
		<link>http://kipluxer.wordpress.com/2008/07/26/melatih-amarah/</link>
		<comments>http://kipluxer.wordpress.com/2008/07/26/melatih-amarah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Jul 2008 13:43:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kipluxer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian dulu euy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipluxer.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Hanya seorang yang pemarah yang bisa betul-betul bersabar. Seseorang yang tidak bisa merasa marah -tidak bisa disebut penyabar; karena dia hanya tidak bisa marah. Sedang seorang lagi yang sebetulnya merasa marah, tetapi mengelola kemarahannya untuk tetap berlaku baik dan adil adalah seorang yang berhasil menjadikan dirinya bersabar. Dan bila Anda mengatakan bahwa untuk bersabar itu-sulit, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=14&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hanya seorang yang pemarah yang bisa betul-betul bersabar.</p>
<p>Seseorang yang tidak bisa merasa marah -tidak bisa disebut penyabar; karena dia hanya tidak bisa marah.</p>
<p>Sedang seorang lagi yang sebetulnya merasa marah, tetapi mengelola kemarahannya untuk tetap berlaku baik dan adil adalah seorang yang berhasil menjadikan dirinya bersabar.</p>
<p>Dan bila Anda mengatakan bahwa untuk bersabar itu-sulit, Anda sangat tepat; karena kesabaran kita diukur dari kekuatan kita untuk tetap mendahulukan yang benar dalam perasaan yang membuat kita seolah-olah berhak untuk berlaku melampaui batas.</p>
<p>Kesabaran bukanlah sebuah sifat, tetapi sebuah akibat.</p>
<p>Perhatikanlah bahwa kita lebih sering menderita karena kemarahan kita, daripada karena hal-hal yang membuat kita merasa marah. Perhatikanlah juga bahwa kemarahan kita sering melambung lebih tinggi daripada nilai dari sesuatu yang menyebabkan kemarahan kita itu, sehingga kita sering bereaksi berlebihan dalam kemarahan.</p>
<p>Hanya karena Anda menyadari dengan baik –tentang kerugian yang bisa disebabkan oleh reaksi Anda dalam kemarahan, Anda bisa menjadi berhati-hati dalam bereaksi terhadap apa pun yang membuat Anda merasa marah. Kehati-hatian dalam bereaksi terhadap yang membuat Anda marah itu lah yang menjadikan Anda tampil sabar.</p>
<p>Kemarahan adalah sebuah bentuk nafsu.</p>
<p>Nafsu adalah kekuatan yang tidak pernah netral, karena ia hanya mempunyai dua arah gerak; yaitu bila ia tidakmemuliakan,pasti ia<br />
menghinakan.</p>
<p>Nafsu juga bersifat dinamis, karena ia menolak untuk berlaku tenang bila Anda merasa tenang. Ia akan selalu memperbaruhi kekuatannya untuk membuat Anda memperbaruhi kemapanan Anda.</p>
<p>Maka perhatikanlah ini dengan cermat; bila Anda berpikir dengan jernih dalam memilih tindakan dan cara bertindak dalam kemarahan, nafsu itu akan menjadi kekuatan Anda untuk meninggalkan kemapananAndayang sekarang -untuk menuju sebuah kemapanan baru yang lebih tinggi.</p>
<p>Tetapi, bila Anda berlaku sebaliknya, maka ke bawahlah arah pembaruan dari kemapanan Anda.</p>
<p>Itu sebabnya, kita sering menyaksikan seorang berkedudukan tinggi yang terlontarkan dari tingkat kemapanannya, dan kemudian direndahkan karena dia tidak berpikir jernih dalam kemarahan.</p>
<p>Dan bila nafsunya telah menjadikannya seorang yang tidak bisa direndahkan lagi, dia disebut sebagai budak nafsu.</p>
<p>Kualitas reaksi Anda terhadap yang membuat Anda marah, adalah penentu kelas Anda.</p>
<p>Kebijakan para pendahulu kita telah menggariskan bahwa untuk menjadi marah itu mudah, dan patut bagi semua orang. Tetapi, untuk bisa marah kepada orang yang tepat, karena sebab yang tepat, untuk tujuan yang tepat, pada tingkat kemarahan yang tepat, dan dengan cara yang tepat -itu tidak untuk orang-orang kecil.</p>
<p>Maka seberapa besar-kah Anda menginginkan diri Anda jadinya?</p>
<p>Memang pernah ada orang yang mengatakan bahwa siapa pun yang membuat Anda marah-telah mengalahkan Anda. Pengamatan itu tepat-hanya bila Anda mengijinkan diri Anda berlaku dengan cara-cara yang merendahkan diri Anda sendiri karena kemarahan yang disebabkan oleh orang itu.</p>
<p>Itu sebabnya, salah satu cara untuk membesarkan diri adalah menghindari sikap dan perilaku yang mengecilkan diri.</p>
<p>Kita sering merasa marah karena orang lain berlaku persis seperti kita.</p>
<p>Perhatikanlah, bahwa orang tua yang sering marah kepada anak-anaknya yang bertengkar -adalah orang tua yang juga sering bertengkar dengan pasangannya.</p>
<p>Bila kita cukup adil kepada diri kita sendiri, dan mampu untuk sekejap menikmati kedamaian kita akan melihat dengan jelas bahwa kita sering menuntut orang lain untuk berlaku seperti yang tidak kita lakukan.</p>
<p>Dan dengannya, bukankah kemarahan Anda juga penunjuk jalan bagi Anda untuk menemukan perilaku-perilaku baik yang sudah Anda tuntutdariorang lain,tetapi yang masih belum Anda lakukan?</p>
<p>Lalu, mengapakah Anda berlama-lama dalam kemarahan yang sebetulnya adalah tanda yang nyata bahwa Anda belum memperbaiki diri?</p>
<p>Katakanlah, tidak ada orang yang cukup penting yang bisa membuat saya marah dan berlaku rendah.</p>
<p>Bila Anda seorang pemimpin, dan Anda telah menerima tugas untuk meninggikan orang lain; maka tidak ada badai, gempa, atau air bah yang bisa membuat Anda mengurangi nilai Anda bagi kepantasan untuk mengemban tugas itu.</p>
<p>Ingatlah, bahwa orang-orang yang berupaya mengecilkan Anda itu-adalah sebetulnya orang-orang kecil.</p>
<p>Karena, orang-orang besar akan sangat berhati-hati dengan perasaan hormat Anda kepada diri Anda sendiri. Bila mereka marah pun kepada Anda, mereka akan berlaku dengan cara-cara yang mengundang Anda untuk menjadi pribadi yang lebih baik.</p>
<p>Sedangkan orang kecil? Orang-orang kecil membuat orang lain merasa kecil agar mereka bisa merasa besar.</p>
<p>Anda mengetahui kebesaran yang dijanjikan untuk Anda. Maka besarkan-lah orang lain.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kipluxer.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kipluxer.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kipluxer.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kipluxer.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kipluxer.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kipluxer.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kipluxer.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kipluxer.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kipluxer.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kipluxer.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kipluxer.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kipluxer.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kipluxer.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kipluxer.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kipluxer.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kipluxer.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=14&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipluxer.wordpress.com/2008/07/26/melatih-amarah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9df5463ecc073ebfabad517e838cffe0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kipluxer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berapa lama Kita dikubur?</title>
		<link>http://kipluxer.wordpress.com/2008/07/26/berapa-lama-kita-dikubur/</link>
		<comments>http://kipluxer.wordpress.com/2008/07/26/berapa-lama-kita-dikubur/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Jul 2008 13:39:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kipluxer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian dulu euy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipluxer.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Awan sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil Yani berlari-lari gembira di atas jalanan menyeberangi kawasan lampu merah Karet. Baju merahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin. Tangan kanannya memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi, sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya. Yani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=12&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Awan sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil Yani berlari-lari gembira di atas jalanan menyeberangi kawasan lampu merah Karet.</p>
<p>Baju merahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin. Tangan kanannya memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi, sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya.</p>
<p>Yani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, berputar sejenak ke kanan &amp; kemudian duduk Di atas seonggok nisan “Hj Rajawali binti Muhammad 19-10-1915 : 20- 01-1965 ”</p>
<p>“Nak, ini kubur nenekmu mari Kita berdo’a untuk nenekmu” Yani melihat wajah ayahnya, lalu menirukan tangan ayahnya yg mengangkat ke atas dan ikut memejamkan mata seperti ayahnya. Ia mendengarkan ayahnya berdo’a untuk Neneknya…</p>
<p>“Ayah, nenek waktu meninggal umur 50 tahun ya Yah.” Ayahnya mengangguk sembari tersenyum, sembari memandang pusara Ibu-nya.</p>
<p>“Hmm, berarti nenek sudah meninggal 42 tahun ya Yah…” Kata Yani berlagak sambil matanya menerawang dan jarinya berhitung. “Ya, nenekmu sudah di dalam kubur 42 tahun … ”</p>
<p>Yani memutar kepalanya, memandang sekeliling, banyak kuburan di sana . Di samping kuburan neneknya ada kuburan tua berlumut “Muhammad Zaini: 19-02-1882 : 30-01-1910″</p>
<p>“Hmm.. Kalau yang itu sudah meninggal 106 tahun yang lalu ya Yah”, jarinya menunjuk nisan disamping kubur neneknya. Sekali lagi ayahnya mengangguk. Tangannya terangkat mengelus kepala anak satu-satunya. “Memangnya kenapa ndhuk ?” kata sang ayah menatap teduh mata anaknya. “Hmmm, ayah khan semalam bilang, bahwa kalau kita mati, lalu di kubur dan kita banyak dosanya, kita akan disiksa dineraka” kata Yani sambil meminta persetujuan ayahnya. “Iya kan yah?”</p>
<p>Ayahnya tersenyum, “Lalu?”<br />
“Iya .. Kalau nenek banyak dosanya, berarti nenek sudah disiksa 42 tahun dong yah di kubur? Kalau nenek banyak pahalanya, berarti sudah 42 tahun nenek senang dikubur …. Ya nggak yah?” mata Yani berbinar karena bisa menjelaskan kepada Ayahnya pendapatnya.</p>
<p>Ayahnya tersenyum, namun sekilas tampak keningnya berkerut, tampaknya cemas ….. “Iya nak, kamu pintar,” kata ayahnya pendek.</p>
<p>Pulang dari pemakaman, ayah Yani tampak gelisah Di atas sajadahnya, memikirkan apa yang dikatakan anaknya… 42 tahun hingga sekarang… kalau kiamat datang 100 tahun lagi…142 tahun disiksa .. atau bahagia dikubur …. Lalu Ia menunduk … Meneteskan air mata…</p>
<p>Kalau Ia meninggal .. Lalu banyak dosanya …lalu kiamat masih 1000 tahun lagi berarti Ia akan disiksa 1000 tahun?<br />
Innalillaahi WA inna ilaihi rooji’un …. Air matanya semakin banyak menetes, sanggupkah ia selama itu disiksa? Iya kalau kiamat 1000 tahun ke depan, kalau 2000 tahun lagi? Kalau 3000 tahun lagi? Selama itu ia akan disiksa di kubur. Lalu setelah dikubur? Bukankah Akan lebih parah lagi?<br />
Tahankah? padahal melihat adegan preman dipukuli massa  ditelevisi kemarin ia sudah tak tahan?</p>
<p>Ya Allah… Ia semakin menunduk, tangannya terangkat, keatas bahunya naik turun tak teratur…. air matanya semakin membanjiri jenggotnya</p>
<p>Allahumma as aluka khusnul khootimah.. berulang Kali di bacanya DOA itu hingga suaranya serak … Dan ia berhenti sejenak ketika terdengar batuk Yani.</p>
<p>Dihampirinya Yani yang tertidur di atas dipan Bambu. Di betulkannya selimutnya. Yani terus tertidur…. tanpa tahu, betapa sang bapak sangat berterima kasih padanya karena telah menyadarkannya arti sebuah kehidupan… Dan apa yang akan datang di depannya…</p>
<p>“Yaa Allah, letakkanlah dunia ditanganku, jangan Kau letakkan dihatiku…”</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kipluxer.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kipluxer.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kipluxer.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kipluxer.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kipluxer.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kipluxer.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kipluxer.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kipluxer.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kipluxer.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kipluxer.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kipluxer.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kipluxer.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kipluxer.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kipluxer.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kipluxer.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kipluxer.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=12&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipluxer.wordpress.com/2008/07/26/berapa-lama-kita-dikubur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9df5463ecc073ebfabad517e838cffe0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kipluxer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tujuh Golongan yang akan mendapat lindungan Arasy-Nya di hari kiamat</title>
		<link>http://kipluxer.wordpress.com/2008/07/17/tujuh-golongan/</link>
		<comments>http://kipluxer.wordpress.com/2008/07/17/tujuh-golongan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 12:19:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kipluxer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian dulu euy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipluxer.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Abu Hurairah ra telah meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW telah bersabda: ” Terdapat 7 golongan yang akan mendapat lindungan arasyNya pada hari yang tiada lindungan melainkan lindungan daripadaNya. Pemimpin yand adil; pemuda yang masanya dihabiskan untuk beribadah kepada Allah SWT; seseorang yang hatinya terpaut pada masjid; 2 lelaki yang berkasih sayang dan bertemu dan berpisah kerana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=8&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abu Hurairah ra telah meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW telah bersabda:<br />
” Terdapat 7 golongan yang akan mendapat lindungan arasyNya pada hari yang tiada lindungan melainkan lindungan daripadaNya. Pemimpin yand adil; pemuda yang masanya dihabiskan untuk beribadah kepada Allah SWT; seseorang yang hatinya terpaut pada masjid; 2 lelaki yang berkasih sayang dan bertemu dan berpisah kerana Allah SWT; lelaki yang digoda oleh perempuan cantik dan berpengaruh untuk melakukan maksiat tetapi dia menolak dengan mengatakan Aku Takutkan Allah; seseorang yang bersedekah dan menyembunyikannya sehinggakan tangan kanannya tidak mengetahui apa yang diberikan oleh tangan kirinya; dan seseorang yang mengingati Allah ketika bersendirian sehinggakan mengalir air matanya kerana Allah SWT.” Riwayat Muslim</p>
<p><span class="fullpost">1. Pemimpin (imam) yang adil.<br />
Setiap yang dipertanggungjawabkan akan dipersoalkan kembali kelak. Maka bergembiralah kepada mana-mana peminpin yang dapaat berlaku adil. Pemimpin di sini termasuklah seorang suami yang memimpin isteri dan anak-anak. Seorang isteri yang memimpin anak-anaknya dan sebagainya.</span></p>
<p>2. Pemuda yang membesar dalam ibadah kepada Allah.</p>
<p>Naungan Ilahi ini juga dijanjikan kepada lelaki dan perempuan yang sentiasa hidup dalam ibadah kepada Allah. Sentiasa menyedari bahawa Allah melihat segala perbuatannya. Di mana segalanya di bawah kawalan dan naungan Ilahi.</p>
<p>3. Lelaki yang hatinya sentiasa rindukan (teringat-ingatkan) rumah Allah.</p>
<p>Begitu jua bagi lelaki yang hatinya sentiasa rindukan rumah Allah. Tertunggu-tunggu setiap masa untuk beribadah di dalamnya. Baik untuk sembahyang wajib</p>
<p>lima waktu setiap hari dan untuk ibadah lain.<br />
4. Dua orang lelaki yang cinta mencintai kerana Allah bertemu dan berpisah kerana ALLAH.</p>
<p>Dalam satu hadis Rasulullah bersabda: “Allah telah mengutuskan malaikat kepada seorang lelaki semasa dalam perjalanan untuk menziarahi saudaranya kerana Allah”. Lalu malaikat bertanya: “Nak kemana?” Dijawab: “Aku mahu menziarah saudara ku… … ..” Tanya malaikat lagi: Untuk apa?” lelaki itu menjawab: Tiada apa-apa tujuan.” Ditanya lagi: “Apa hubungan dengan kamu?” Lalu dijawab oleh lelaki itu:” Tiada apa-apa hubungan.” Ditanya lagi: ” Apa budinya kepada kamu?” Dijawab:”Tiada apa-apa pun.” Ditanya lagi:” Apa tujuannya?” Lelaki itu menjawab:<br />
” Aku mencintainya kerana Allah.” Berkata malaikat: sesungguhnya Allah telah mengutusku kepada mu untuk memberitahu bahawa kerana kecintaanmu kepadanya maka ALLAH telah mengizinkan kamu memasuki syurgaNYA.” (Riwayat Muslim)</p>
<p>Perasaan sayang dan kasih terhadap orang lain bukan kerana ada tujuan lain. Bukan untuk memikat anak gadisnya atau hartanya, sebaliknya hanya mengharap keredhaan Ilahi. Hanya kerana Allah hubungan ini dieratkan.</p>
<p>5. Lelaki apabila mengingati ALLAH bersendirian menitis airmatanya.</p>
<p>Hadirnya perasaan takut kepada ALLAH walaupun bersendirian sehingga menitis airmatanya. Ianya bukan saja-saja tetapi hadir dari hati yang menginsafi kebesaran ALLAH.<br />
6. Seorang lelaki yang dirangsang oleh seorang perempuan berdarjat lagi cantik untuk berzina, lalu ia berkata: “Tidak! Aku takutkan ALLAH” (inni akhofullah)</p>
<p>Sesiapa yang takut untuk berbuat kesalahan, takut kepada ALLAH dan azab api neraka akan sentiasa mendapat perlindungan dari-NYA.</p>
<p>7. Lelaki yang bersedekah dan tidak pula dimegah-megahkannya.</p>
<p>Pemberian yang mengharapkan balasan dari Ilahi tidak akan diperbesar-besarkan. sebaliknya akan dilakukan secara tersembunyi. Sehingga digambarkan seolah-olah tangan yang kiri tidak mengetahuinya apa yang disedekahkan oleh tangan kanan. Lupakan kebaikan dan pemberian kita, sebaliknya banyak mengingatkan kesilapan dan kesalah diri kita terhadap ALLAH dan orang lain.<br />
Rebutlah peluang ini, jadilah orang yang beruntung di akhirat. Tiada yang mustahil untuk kita lakukan. Jadilah hambaNYa yang ikhlas dan redha atas segala yang berlaku. Semoga kita semua tergolong dalam golongan orang yang mendapat perlindunganNYA selalu.</p>
<p>sumber :<br />
<a href="http://www.dakwah.info/index.php/Kajian-Hadith/7-golongan-yang-akan-mendapat-lindungan-arasyNya-pada-hari-akhirat.html">http://www.dakwah.info/index.php/Kajian-Hadith/7-golongan-yang-akan-mendapat-lindungan-arasyNya-pada-hari-akhirat.html<br />
</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kipluxer.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kipluxer.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kipluxer.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kipluxer.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kipluxer.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kipluxer.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kipluxer.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kipluxer.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kipluxer.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kipluxer.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kipluxer.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kipluxer.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kipluxer.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kipluxer.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kipluxer.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kipluxer.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=8&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipluxer.wordpress.com/2008/07/17/tujuh-golongan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9df5463ecc073ebfabad517e838cffe0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kipluxer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Trainerkan diri</title>
		<link>http://kipluxer.wordpress.com/2008/01/30/trainerkan-diri/</link>
		<comments>http://kipluxer.wordpress.com/2008/01/30/trainerkan-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jan 2008 07:01:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kipluxer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipluxer.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[kita manusia&#8230;insan biasa yang dianugerahi kenikmatan dari pencipta yang tiada ternilai harganya.mulai dari mata, hidung, wajah, tangan, kaki, bahkan kesempurnaan dalam hidup ini telah kita dapatkan dan berjalan sesuai kodratnya. ketika kita ingin berjalan kita tidak mengalami kesulitan, bukan dengan merangkak, bukan juga dengan terseret-seret. kita berjalan menggunakan kaki yang sama dengan manusia-manusia yang lainnya. Tangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=7&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kita manusia&#8230;insan biasa yang dianugerahi kenikmatan dari pencipta yang tiada ternilai harganya.mulai dari mata, hidung, wajah, tangan, kaki, bahkan kesempurnaan dalam hidup ini telah kita dapatkan dan berjalan sesuai kodratnya. ketika kita ingin berjalan kita tidak mengalami kesulitan, bukan dengan merangkak, bukan juga dengan terseret-seret. kita berjalan menggunakan kaki yang sama dengan manusia-manusia yang lainnya. Tangan yang kita gunakan untuk berbuat sesuatu untuk orang lain pun tentunya adalah nikmat yang tak ternilai harganya. Sekarang penulis ingin bertanya baik kepada diri penulis sendiri maupun kepada anda yang sedang membaca tulisan ini. &#8220;Tangan ini yang kita gunakan berbuat sesuatu, SIAPA YANG PUNYA?&#8221;.&#8221;kaki ini yang kita gunakan untuk berjalan, SIAPA YANG PUNYA?&#8221;.&#8221;Anggota tubuh ini yang kita gunakan untuk hasrat kita, SIAPA YANG PUNYA?&#8221;.Adakah dari pembaca yang bisa menjawabnya??? penulis yakin bahwa anda sekalian dapat menjawabnya, yang tentunya dengan perbedaan-perbedaan di masing-masing jawaban. ada yang menjawab secara subjektif dengan bercermin dengan keegoisan diri dan ada yang menjawab dengan objektif dengan pemahaman berdasarkan kehidupannya.pertanyaan itu SANGAT MUDAH untuk di jawab, jika kita memahami bahwa kehidupan yang kita lalui ini adalah rangkaian-rangkaian waktu yang membentuk gerbong-gerbong kehidupan kita dan berakhir pada stasiun terakhir.Kepunyaan Allah lah semuanya akan berakhir&#8230;itu jawaban yang paling mendasar&#8230;Semua anggota tubuh ini kepunyaan Allah, bukan punya penulis ataupun anda, ..mendasar bukan!..OKE apabila tangan kita dipotong adakah yang bisa mengembalikannya kembali kekondisi semula(sesuai dengan kehendaknya)..ADAKAH YANG BISA&#8230;pahami itu wahai saudaraku sebelum kita menyelesaikan masalah ini</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kipluxer.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kipluxer.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kipluxer.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kipluxer.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kipluxer.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kipluxer.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kipluxer.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kipluxer.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kipluxer.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kipluxer.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kipluxer.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kipluxer.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kipluxer.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kipluxer.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kipluxer.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kipluxer.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=7&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipluxer.wordpress.com/2008/01/30/trainerkan-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9df5463ecc073ebfabad517e838cffe0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kipluxer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>life and love</title>
		<link>http://kipluxer.wordpress.com/2008/01/15/life-and-love/</link>
		<comments>http://kipluxer.wordpress.com/2008/01/15/life-and-love/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 04:50:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kipluxer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipluxer.wordpress.com/2008/01/15/life-and-love/</guid>
		<description><![CDATA[The light of spirit, belajar pada alam menginspirasikan bahwa kita memang mempunyai semangat yang tidak ada bedanya dengan alam. Allah menciptakan manusia tidak dengan sia-sia, semua didasarkan dengan rasa cinta, tercipta dengan sempurna, mata, hidung, telinga, dan seluruh anggota tubuh, semua tercipta dengan rasa cinta. Cinta, ya cinta memang kata yang indah, kata yang apabila [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=6&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry-body"><em>The light of spirit, </em>belajar pada alam menginspirasikan bahwa kita memang mempunyai semangat yang tidak ada bedanya dengan alam. Allah menciptakan manusia tidak dengan sia-sia, semua didasarkan dengan rasa cinta, tercipta dengan sempurna, mata, hidung, telinga, dan seluruh anggota tubuh, semua tercipta dengan rasa cinta. Cinta, ya cinta memang kata yang indah, kata yang apabila kita mendengarnya maka mengalirlah keinginan kita untuk merasakannya. Sebab cinta adalah nafas, ia adalah aura kehidupan. Jika cinta itu diumpamakan air pada tabiat dasarnya maka sifat utama air adalah sumber kehidupan. Ketika kita berbicara tentang masalah sumber kehidupan maka kita tidak bisa jauh-jauh dari yang namanya aura kehidupan.Aura kehidupan, ya masalah inilah yang sulit untuk dilakukan oleh setiap insan, sulit untuk direalisasikan pada kehidupan yang sebenarnya. Maka untuk mewujudkan itu semua dibutuhkan sikap yang seimbang, sikap yang membuat hal disekitar kita merasakan nafas kehidupan kita, merasakan aura kehidupan.Terlepas dari masalah sikap, terkadang sikap yang kita lakukan masih jauh dari kesempurnaan, itu adalah masalah, masalah yang tentunya bila tidak dihadapi dengan hati yang lapang akan mencekam nafas kehidupan kita. Hal yang wajar bila manusia mempunyai masalah, tapi ketika kita dihadapkan kepada seseorang yang tidak mempunyai masalah <em>&#8221; no problem </em>&#8221; inilah yang menafikan pada kebenaran.</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kipluxer.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kipluxer.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kipluxer.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kipluxer.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kipluxer.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kipluxer.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kipluxer.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kipluxer.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kipluxer.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kipluxer.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kipluxer.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kipluxer.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kipluxer.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kipluxer.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kipluxer.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kipluxer.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=6&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipluxer.wordpress.com/2008/01/15/life-and-love/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9df5463ecc073ebfabad517e838cffe0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kipluxer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>layakkah kita di cintai</title>
		<link>http://kipluxer.wordpress.com/2008/01/15/layakkah-kita-di-cintai/</link>
		<comments>http://kipluxer.wordpress.com/2008/01/15/layakkah-kita-di-cintai/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 04:49:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kipluxer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipluxer.wordpress.com/2008/01/15/layakkah-kita-di-cintai/</guid>
		<description><![CDATA[Layakkah Kita Dicintai Bertanyakah kita. Hari ini. Sejenak saja. kepada diri sendiri. tentang sebuah lambang keberartian dan makna hidup yang sangat mendalam: kelayakkan untuk dicintai.maka layakkah kita dicintai?Ya,layak dicintai adalah lambang keberartian. sebab cinta tidak dipersembahkan untuk padang jiwa yang hampa. Tidak juga untuk karya-karya yang tak bermakna. hanya bila kita berguna, maka kita layak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=5&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 class="entry-header">Layakkah Kita Dicintai</h3>
<div class="entry-content">
<div class="entry-body">Bertanyakah kita. Hari ini. Sejenak saja. kepada diri sendiri. tentang sebuah lambang keberartian dan makna hidup yang sangat mendalam: kelayakkan untuk dicintai.maka layakkah kita dicintai?Ya,layak dicintai adalah lambang keberartian. sebab cinta tidak dipersembahkan untuk padang jiwa yang hampa. Tidak juga untuk karya-karya yang tak bermakna. hanya bila kita berguna, maka kita layak dicintai. hidup takkan memberi ruang pada orang-orang yang kikir atau degil, yang hanya bisa merusak dan tak pernah bisa membangun. yang hanya pandai mengkhianati, menyakiti dan tak pernah berdaya untuk merajut kembali. yang hatinya beku dan tak pernah mampu mengilhami. hanya bila kita berarti, maka kita layak dicintai.</p>
<p>kelayakkan dicintai adalah definisi dari sebuah kapasitas diri. kapasitas yang diukur dari sejauh mana kita memiliki harga. dalam wujud amal nyata dan peran-peran yang berbukti. bukan status, apalagi sekedar hiasan performa dan gincu-gincu kepalsuan.</p>
<p>nilai umum dari orang yang layak dicintai, adalah kemanfaatan dirinya bagi kehidupan, bagi sesama, dan bagi keberlangsungan hidup diri dan orang lain. ini tidak saja pesan bagi orang-orang yang sedang memburu cinta, para pemimpin yang mengais-ngais cinta rakyatnya. presiden yang merayu-rayu cinta pemilihnya.tapi juga untuk siapa yang ingin mendapatkan kelayakan untuk dicintai.</p>
<p>layakkah anda dicintai adalah pesan sosial yang menegaskan bahwa keberadaan kita di kehidupan ini, dirumah, di tempat bekerja, di masyarakat, di tempat belajar, di kursi-kursi jabatan mewah, harusnya mencerminkan kehidupan yang menjawab pertanyaan tersebut. siapa yang tidak berguna, tidak memberi manfaat pada kehidupan ini sesungguhnya memang tidak layak untuk mendapatkan cinta, dari siapapun.</p>
<p>bila daya manfaat dan keberartian merupakan labuhan cinta, maka sumber dan keberartian itu ada pada kekuatan kejujuran, dalam pengertiannya yang sangat luas. sebabnya adalah kejujuran itu sendiri yang akan memberi kita kekuatan untuk selalu meniti jalan hidup ini sesuai arah dan alurnya. sebab disanalah kekuatan untuk memberi manfaat itu menemukan mata airny. pada wilayah kebersamaan dengan orang lain, kejujuran adlah garansi yang menjamin tertunaikannya hak orang lain dari diri kita, dalam bentuk apa saja.</p>
<p>maka seorang pemimpin yang jujur dan kepemimpinannya memberi manfaat bagi rakyatnya, pasti dicintai oleh rakyatnya. seorang pegawai yang jujur dan berdaya manfaat akan dicintai oleh orang-orang yang diurusnya. seorang menteri yang jujur dan berguna akan dicintai oleh masyarakatnya. seorang pengusaha yang jujur dan berbagi manfaat akan dicintai oleh sesama. begitu seterusnya. seperti dijelaskan Rasulullah.&#8221;sebaik-baik pemimpin kalian, adalah yang kalian cintai dan merekapun mencintai kalian. yang kalian doakan, dan merekapun mendoaka kalian.&#8221;</p>
<p>pada setiap jengkal wilayah sosial kita, selalu ada tempat untuk bertanya tentang itu:layakkah kita dicintai ?seperti bila kita seorang suami. Ada banyak karunia pada status itu. tapi bukan karena satatus itu kita layaka dicintai. tapi pada apa yang kita ciptakan dengan status itu,pada kejujuran kesuamian kita. ketulusan untuk berkorban, berupa manfaat pada orang-orang yang ada dirumah kita sendiri: anak-anak,istri, atau keluarga lainnya. begitu pun menjadi seorang istri pun status. pada fungsi dan daya manfaatnya status itu menjadi landasan kelayakan untuk dicintai.</p>
<p>maka sebuah tragedi tentang pengeran Inggris,misalnya adalah sekelumit kisah tentang rumitnya cinta berlabuh pada tempat yang tidak layak. sang pangeran adalah pewaris tahta kerajaan. mendiang istrinya pun cantik rupawan. tapi nyaris tak ada kejujuran di sana. kejujuran yang hilang  telah mengubah pencarian cinta menjadi hanya setumpuk petualanga selera dan hawa nafsu.</p>
<p>sebaliknya lihatlah anak-anak kecil di sekitar kita. polos lugu. dan tak berdosa. kejujuran mereka benar-benar sempurna.maka anak-anak selalu layak dicintai. dengan sepenuh hati. dan kenyataannya memang begitu. orang tua bahkan rela berkorban apa saja demi buah hati mereka. sebab anak-anak itu selalu memancarkan ketulusan. tak ada dusta, tak ada khianat, apalago dan hasad. anak-anak adalah kejujuran itu sendiri. itulah mengapa Al-Quran menamai mereka dengan &#8220;Qurrota a&#8217;yun&#8221;,yang indah di pandang mata. sebab sejujurnya di sana ada ketulusan yang tak berbicara dengan kata-kata. di sana ada kejernihan yang memantulkan cahaya.</p>
<p>tetapi karunia iman memberi kekuatan lain pada makna kelayakan itu. di sini keberartian menjadi sempurna. beriman, berdayaguna,taat, dan kemudian memberi manfaat bagi kehidupan sesama.maka sebaik-baik oran mukmin adalah yang paling banyak memberi manfaat bagi orang lain. tak ada yang bisa melakukan sesuatu yang sangat istimewa, melebihi apa yang bisa dilakukan oleh kekuatan iman.</p>
<p>karenanya kelayakan dicintai pada dimensi yang paling mendalam adalah kemampuan seorang manusia untuk bisa mengerti apa yang seharusnya dilakukan sebagai seorang hamba yang diciptakan Allah di muka bumi ini.yang kelak akan mati, lalu dimintai pertanggungjawaban.maka ia akan memburu cinta-Nya, agar layak dicintai.pada perburuab cinta itu lantas berhamburlah amal-amal dan kebaikannya,untuk orang-orang yang ada disekelilingnya. maka profesi dan status tak kuasa membendung aliran-aliran kebaikan itu.sebab profesi dan status itu hanya lorong-lorong tempat orang-orang yang layak dicintai itu mengalirkan arus kebaikannya.</p>
<p>bertanyalah kita. hari ini. sejenak saja. tentang hiruk pikuk pergulatan hidup yang kita jalani. tentang rumah tangga yang berbilang tahun kita arungi.di jenak-jenak lelah dan godaan bosan yang menghantui. atau tentang kerja-kerja duniawi yang menguras akal budi. disela oleh mimpi dan keinginan memiliki bertumpuk rezeki.atau tentang perburuan jabatan yang berlumur ketidakadilan.atau tentang belajar di meja-meja buku yang tak kunjung usia. ditingkahi malas dan lambaian jalan menyimpang yang merajuk merayu.<strong> ADAKAH SEMUA ITU MENGANTARKAN KITA MENJADI ORANG YANG LAYAK DICINTAI?</strong></div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kipluxer.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kipluxer.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kipluxer.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kipluxer.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kipluxer.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kipluxer.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kipluxer.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kipluxer.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kipluxer.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kipluxer.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kipluxer.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kipluxer.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kipluxer.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kipluxer.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kipluxer.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kipluxer.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kipluxer.wordpress.com&amp;blog=2497470&amp;post=5&amp;subd=kipluxer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipluxer.wordpress.com/2008/01/15/layakkah-kita-di-cintai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9df5463ecc073ebfabad517e838cffe0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kipluxer</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
